Daily Commentary

MARKET FOCUS KAMIS 17 MARET 2016


forex 18 Maret | stodex 18 Maret

MARKET FOCUS KAMIS 17 MARET 2016

Klaim Pengangguran AS Naik Namun Lebih Baik Dari Perkiraan

Jumlah masyarakat Amerika yang mengajukan aplikasi untuk tunjangan pengangguran naik pada pekan lalu, namun masih lebih baik dari perkiraan ekonomi. Sehingga menggambarkan pandangan Federal Reserve bahwa pasar tenaga kerja lebih kuat. Klaim pengangguran naik sebesar 7.000 menjadi 265.000 dalam pekan yang berakhir 12 Maret laporan dari Departemen Tenaga Kerja menunjukkan pada hari Kamis. Perkiraan median dalam survei Bloomberg memperkirakan 268.000. Angka tersebut pada minggu sebelumnya direvisi menjadi 258.000 dari awalnya dilaporkan 259.000. Laporan tersebut menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya mempekerjakan lebih banyak pekerja tetapi juga mempertahankan yang telah mereka miliki untuk menangani permintaan. Pejabat the Fed mengatakan dalam sebuah pernyataan hari Rabu setelah pertemuan kebijakan moneter mereka melihat ada sejumlah data yang menunjuk ke “penguatan tambahan dari pasar tenaga kerja.”

Osborne: Memperingatkan Dampak Negatif Dari Brexit
Menteri Keuangan Britania Raya George Osborne mengatakan dalam pidato anggaran 2016 yang merupakan presentasi anggaran kedelapan bahwa Inggris akan mendapatkan manfaat bila tetap tinggal di dalam Uni Eropa tetapi akan berdampak negatif dalam jangka panjang terhadap perekonomian jika negara memilih untuk keluar dari UE. Menurut Osborne, “Inggris akan menjadi lebih kuat, lebih aman dan lebih baik di dalam Uni Eropa yang telah direformasi. Namun ekonomi Inggris tumbuh dengan pertumbuhan produktivitas akan dihadapkan dengan berbagai risiko berbahaya dari prospek ekonomi global yang melemah. Hal ini dapat memiliki implikasi negatif bagi kegiatan bisnis dan kepercayaan konsumen dan mungkin mengakibatkan volatilitas yang lebih besar di pasar asset, keuangan dan terkait lainnya. Saya percaya kita seharusnya tidak membahayakan semua usaha kerja keras orang Inggris yang telah membuat negara kita kuat.”


SNB Mempertahankan Suku Bunga Negatif

Bank sentral Swiss mempertahankan suku bunga negatif stabil pada hari Kamis meskipun paket stimulus diperluas dari Bank Sentral Eropa yang mungkin pada akhirnya menempatkan tekanan baru atas mata uang Swiss Franc terhadap euro. Dimana Swiss National Bank tetap dengan tingkat deposit kunci pada -0.75 persen dan mengatakan akan terus melakukan intervensi di pasar mata uang untuk melemahkan franc, yang dikatakan secara signifikan dinilai terlalu tinggi. Hal ini juga untuk London interbank offered rate, atau Libor, pada -1.25 persen sampai -0.25 persen, sejalan dengan ekspektasi dari para ekonom.

SECO Menurunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Swiss

Sekretariat Negara Bidang Perekonomian menurunkan proyeksi pertumbuhan Swiss karena tidak ada tanda jelas dari percepatan pertumbuhan ekonomi global. Dimana dalam perkiraannya, kelompok ahli dari SECO mengatakan bahwa mereka tidak mengharapkan adanya percepatan dalam pertumbuhan ekonomi Swiss selama kuartal mendatang. Dan ekonomi diperkirakan tumbuh sebesar 1.4 persen di tahun ini, bukan pertumbuhan yang sebesar 1.5 persen yang telah diproyeksikan sebelumnya pada bulan Desember. Sedangkan untuk tahun 2017 SECO memangkas outlook menjadi 1.8 persen dari 1.9 persen. Hal ini dipicu oleh apresiasi Swiss Franc yang kuat membebani kegiatan ekonomi di tahun 2015, sehingga perekonomian tumbuh hanya sebesar 0.9 persen saja. Sementara efek negatif dari nilai tukar mata uang diharapkan secara bertahap berkurang dalam perjalanan di tahun 2016 dan 2017. Mengingat peningkatan yang lambat ini, tingkat pengangguran diperkirakan akan meningkat lebih lanjut denagn rata-rata 3.6 persen pada tahun 2016 dan mulai menurun hanya sedikit pada tahun 2017 menjadi 3.5 persen rata-rata. Sedangkan untuk harga konsumen diperkirakan akan jatuh pada kecepatan yang lebih cepat menjadi 0.6 persen dibandingkan proyeksi sebelumnya yang sebesar 0.1 persen. Sementara itu, proyeksi inflasi untuk tahun 2017 tetap di level 0.2 persen.

Tingkat Pengangguran Australia Mengirim Sinyal Kuat Bagi Ekonomi

Pengangguran di Australia jatuh pada bulan Februari membalikkan kelemahan baru-baru ini dalam data dan mengirim sinyal kuat bahwa faktor yang mendasari ekonomi tetap solid, sehinga meredam ekspektasi penurunan jangka pendek dalam suku bunga. Dimana tingkat pengangguran turun lebih rendah dari yang diharapkan menjadi sebesar 5.8 persen pada bulan Februari dari 6.0 persen pada bulan Januari, disaat para ekonom mengharapkan tingkat pengangguran untuk tetap berada di level 6.0 persen. Sementara Reserve Bank of Australia mengatakan pada hari Selasa dalam risalah rapat kebijakan 1 Maret bahwa tren pasar kerja akan membentuk keputusan kebijakan pada tahun 2016. Di sisi lain, ekonomi Australia tengah melalui transisi yang sulit dari pertumbuhan pertambangan menuju perekonomian yang lebih luas, melalui Sebuah dorongan baru-baru ini terhadap ekspansi ekspor jasa, yang meliputi industri seperti pariwisata, pendidikan dan kesehatan, yang terlihat masih rapuh dan sangat bergantung pada mata uang yang rendah.


Ekspor Jepang Menurun Untuk Bulan Ke-5

Ekspor Jepang turun untuk bulan kelima berturut-turut pada bulan Februari, kekalahan beruntun terpanjang mereka sejak 2012, menandai kelemahan baeu di perekonomian terbesar ketiga di dunia tersebut. Dimana ekspor barang menurun 4.0 persen dari tahun sebelumnya menjadi 5.703 triliun Yen bulan lalu, menurut data yang dirilis pada hari Kamis oleh Departemen Keuangan. Penurunan tersebut lebih kecil dari penurunan 12.9 persen pada bulan sebelumnya, tetapi lebih buruk daripada penurunan 3.0 persen yang telah diperkirakan para ekonom yang disurvei oleh The Wall Street Journal. Data yang terbaru dalam serangkaian indikator yang menunjukkan bagaimana headwinds dari luar negeri terus memberikan efek bagi ekonomi Jepang. Ekspor dan konsumsi yang lemah menyebabkan perekonomian menyusut pada kuartal keempat tahun lalu, dan sekarang mengancam kembali ke dalam resesi. Sedangkan impor Jeapng menurun 14.2 persen pada bulan Februari menjadi 5.461 triliun Yen, yang merupakan penurunan ke 14 bulan berturut-turut. Berdasarkan angka-angka ini, Jepang mencatat surplus perdagangan barang yang sebesar 242.769 milyar Yen pada bulan Februari.


Fed Mempertahankan Suku Bunga Stabil Dan Mengurangi Jumlah Kenaikkan

Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga stabil pada pertemuan kebijakan hari Rabu dan mengisyaratkan bahwa kenaikkan suku bunga pada tahun ini akan menjadi lebih lambat dari yang sebelumnya disebutkan, di tengah lingkungan global yang lemah dan volatilitas pasar saham. Dimana The Fed mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa suku bunga acuan bank sentral telah diproyeksikan emapat kenaikkan suku bunga pada tahun 2016, namun pada pertemuan yang dirilis hari rabu jumlah tersebut dikurangi menjadi dua. Selain dua kenaikkan tahun ini, FOMC sekarang memproyeksikan hanya dua kenaikkan pada tahun 2017, menurut ringkasan terbaru proyeksi ekonomi. Target suku bunga saat ini adalah 0.25-0.5 persen, dan akan meningkat menjadi 1,4 persen pada akhir tahun ini. Dengan proyeksi baru, FOMC sekarang melihat hanya tingkat 0.9 persen pada tahun 2016 dan tingkat 1.9 persen pada akhir 2017, yang mencerminkan pemangkasan setengah persentase poin. Sementara Janet Yellen dalam konferensi pers setelah pertemuan mengatakan, bahwa bank sentral terus melihat adanya resiko, tapi Yellen juga menunjukkan bahwa ekonomi AS telah sangat tangguh dalam beberapa bulan terkahir.


Halaman 210 dari 210« First...102030...206207208209210